Minggu, 08 Juni 2014

Penerimaan CPNS 2014 capai 100 Ribu, Berapa Formasi CPNS untuk Pustakawan?

Penerimaan CPNS 2014 capai 100 Ribu, Berapa Formasi CPNS untuk Pustakawan?
Cita-cita dari setiap orang berbeda-beda. Namun cita-cita yang paling sangat dikejar oleh masyarakat di Indonesia saat ini yaitu ingin jadi PNS!
Untuk tahun 2014 ini sendiri, pemerintah membuka Penerimaan CPNS 2014 ini untuk sekitar 100 ribu PNS di seluruh Indonesia.
Sebagaimana dikutip dari tribunnews.com (5/5/14), diberitakan bahwa Pemerintah menyediakan 100.000 kursi untuk menjadi PNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di seluruh wilayah Indonesia.
Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) akan membuka kesempatan masyarakat untuk mendaftar sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2014. Pihaknya akan menggelar Job Fair CPNS 2014 di Hotel Sahid, Jakarta pada 16 Juni-17 Juni mendatang. Acara itu akan digelar bersamaan dengan pameran inovasi pelayanan publik dari seluruh daerah di Indonesia.
“Nanti akan kami umumkan posisi apa saja yang lowong dan bisa disii. Jadi saya harap Kementerian atau Lembaga dan Pemda bisa menarik minat CPNS untuk mendaftar,” ujar Eko Prasojo, Wakil Menteri Pan-RB di kantornya, Jumat (2/5/2014).
Tahun ini, dari 100.000 formasi yang dibuka terdiri dari 60.000 orang untuk menjadi PNS dan 40.000 orang dengan status PPPK. Eko menegaskan, PPPK bukan honorer atau pegawai tidak tetap, melainkan dikontrak minimal satu tahun dan bisa diperpanjang sesuai kebutuhan.
Proses seleksi CPNS 2014 melanjutkan sistem yang telah dilakukan sebelumnya yaitu dengan online. Pelamar memasukan data lewat sistem online, lantas proses seleksi menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). “Jadi bisa diketahui hal yang tidak rasional soal jumlah pegawai yang dibutuhkan,” kata Eko.
Sistem yang lebih ketat juga diberlakukan pada Kementerian atau Lembaga (K/L) dan Pemda yang tak menggunakan sistem CAT, tak akan diberi formasi. Tes CPNS akan dilakukan mulai pertengahan Juni hingga Oktober. “Tidak sekaligus satu hari, tapi bertahap agar lebih objektif,” ucap Eko.
Sementara itu, bagi daerah yang belum memiliki sistem CAT bisa dilakukan di 12 kantor regional Badan Kepegawaian Nasional (BKN) dan 2.400 titik lokasi kantor Kemendikbud yang telah melakukan uji profesi untuk guru.
Dari 100 ribu jumlah Penerimaan CPNS 2014 tersebut, belum diketahui ada berapa formasi CPNS untuk Pustakawan tahun 2014 ini. Namun tentunya harapan besar tentunya sangat ditunggu oleh mereka yang saat ini bekerja sebagai pustakawan yang berharap Penerimaan CPNS 2014 untuk formasi Pustakawan lebih diperbanyak lagi.
Kita tunggu saja saat dibuka Penerimaan CPNS 2014 nanti.

Menengok Kemeriahan Festival Buku Tahunan di Kota Madrid

Dalam acara Festival Buku Tahunan di kota Madrid ini dibuka 200 stand dan berlokasi di sebuah Taman Terindah di Kota Madrid bernama Retiro Park . |foto: iberinbound.com
Menengok Kemeriahan Festival Buku Tahunan di Kota Madrid
Ada banyak cara untuk memperingati sebuah event terkait dengan Buku. Hal yang sama juga yang dilakukan oleh pemerintah Spanyol yang mengadakan acara Festival Buku Tahunan di Kota Madrid.
Acara Festival Buku Tahunan di Kota Madrid Spanyol ini diselenggarakan setiap datang musim semi. Pada pembukaan Festival Buku Tahunan di Kota Madrid tahun ini juga dihadiri langsung oleh Puteri Elena dari Spanyol.
Puteri Elena dari Spanyol saat menghadiri Festival Buku Tahunan di Kota Madrid. |foto: gettyimages.co.uk
Puteri Elena dari Spanyol saat menghadiri Festival Buku Tahunan di Kota Madrid. |foto: gettyimages.co.uk
Dikutip dari iberinbound.com (30/5/14), pada Tahun 2014 ini, Festival Buku Tahunan di Kota Madrid diadakan di sebuah taman yang sangat terkenal dan sangat indah di kota Madrid bernama Retiro Park, .
Pada penyelenggaraan Festival Buku Tahunan di Kota Madrid ini diikuti oleh sekitar 200 kios untuk berbagai penerbit mempromosikan buku mereka.
Yang menarik dari Festival Buku Tahunan di Kota Madrid yang diadakan di setiap musim semi ini yaitu diadakanya tandatangan buku oleh para penulis terkenal sehingga pengunjung dari Festival Buku Tahunan di Kota Madrid ini bisa meminta tanda tangan langsung dari para penulis ternama.
Selain menyediakan buku-buku murah dengan harga diskon, acara Festival Buku Tahunan di Kota Madrid ini juga menjadi ajang untuk mengkampanyekan pentingnya membaca buku.
Festival Buku Tahunan di Madrid Spanyol |Foto: commercialappeal.com
Seorang artis menutup dirinya dengan tempelan surat kabar sambil membaca buku pada hari pembukaan festival buku tahunan di kota Madrid, Spanyol. |Foto: commercialappeal.com
Sebagaimana anda lihat pada gambar foto diatas menunjukan  Seorang artis menutup dirinya dengan tempelan surat kabar sambil membaca buku pada hari pembukaan festival buku tahunan di kota Madrid, Spanyol.
Festival Buku Tahunan di Kota Madrid Spanyol ini diadakan mulai tanggal 30 Mei sampai dengan 15 Juni 2014.
Pada setiap diadakanya acara Festival Buku Tahunan di Kota Madrid ini hampir selalu dipenuhi oleh pengunjung di setiap tahunya. Hal ini menjadi bukti bahwa budaya baca di kota Madrid sangat tinggi.

Perpustakaan Rambut Palsu untuk Penderita Kanker di Australia

Perpustakaan Rambut Palsu untuk Penderita Kanker di Australia

 Jika mengacu disiplin ilmu, mungkin penyebutan Perpustakaan Rambut Palsu atau Perpustakaan Wig kurang tepat. Tapi pada kenyataanya beberapa media sudah menyebutnya seperti itu.
Jika pada waktu beberapa saat yang lalu muncul istilah Perpustakaan Sepeda di Luar negeri, Kini muncul lagi istilah baru Perpustakaan Rambut Palsu atau sering disebut sebagai Perpustakaan Wig.
Hal ini juga sebagaimana yang baru-baru ini diberitakan oleh salah satu media Australia radioaustralia.net.au yang memberitakan terkait dengan Perpustakaan Rambut Palsu atau Perpustakaan Wig yang berada di Tasmania Australia.
Dalam media tersebut disebutkan bahwa Di Tasmania, Australia, para pasien kanker yang kehilangan rambut akibat terapi radiasi, kini memiliki semacam perpustakaan khusus yang meminjamkan rambut palsu atau wig. Koleksi wig itu dikelola oleh Dewan Kanker setempat atas sumbangan pengumpulan dana dari klub golf Launceston.
Para pasien kanker tersebut dapat mencoba atau meminjam dari koleksi wig yang bermacam-macam. Koleksi wig itu dibeli dengan dana yang dikumpulkan dari ibu-ibu di klub Launceston.
Selain dari turnamen golf dan pertandingan bridge, klub tersebut juga menyelenggarakan Wigs, Digs and Garden Twigs Day, serta Open Garden Day, lengkap dengan makan siang.
Kegiatan amal tersebut berhasil mengumpulkan dana 10.500 dollar yang diumbangkan kepada Dewan Kanker.
Karena adanya kebutuhan wig bagi para pasien kanker, Dewan Kanker kemudian membeli sejumlah wig dengan berbagai warna dan model. Perpustakaan wig itu sekarang dibuka di kota Launceston, di gedung Dewan Kanker.
CEO Dewan Kanker Tasmania, Penny Egan, meluncurkan perpustakaan itu pekan ini. Ia mengatakan, wanita pasien kanker dapat meminjam wig untuk waktu tidak terbatas.
Ia mengatakan, bagi banyak wanita, kehilangan rambut selama terapi dapat membuat mereka kehilangan percaya diri dan takut keluar rumah. “Perpustakaan wig akan sangat membantu dan berdampak positif bagi mereka,” katanya.

Prancis Kembalikan Buku Kuno Korea Selatan

Mungkin Indonesia bersama-sama dengan pakar sejarawan dan ahli dokumentasi perlu belajar dari Korea Selatan. Hal ini terkait banyaknya arsip dan naskah-naskah kuno Indonesia yang justru berada di luar negeri seperti Belanda, Malaysia dll.
Coba lihat dan belajarlah dari Korea yang memang sadar betul betapa penting sebuah buku dan naskah-naskah kuno dari negara mereka yang dibawa oleh negara lain sehingga apapun alasanya hal itu harus dikembalikan kepada negara mereka Korea. Hal ini sebagaimana dikutipDuniaPerpustakaaN.Com dari BBC Indonesia (16/4/2011).
Prancis mengembalikan tujuh puluh lima jilid buku kuno berisi rincian protokol kerajaan, 145 tahun setelah pasukan mereka menjarah perpustakaan di pulau Ganghwa.
“Uigue” atau buku bergambar berisi protokol mulai dari penobatan, perkawinan sampai pemakaman itu ditulis selama dinasti Chosun (1392-1910).
Buku-buku itu tiba di bandara Incheon, Korea Selatan, setelah dikeluarkan secara resmi dari perpustakaan nasional Prancis.
Seluruhnya terdapat 221 jilid buku dan akan dikembalikan ke Korea Selatan akhir Mei.
Pasukan Prancis membawa buku-buku itu ke Paris setelah menyerang perpustakaan kerajaan di pulau Ganghwa, sebagai pembalasan atas terbunuhnya misionaris Prancis.
Seorang pakar sejarah Korea menemukan buku itu pada tahun 1970-an di perpustakaan nasional Prancis dan berujung pada pertikaian diplomatik yang berpusat pada pengembalian buku.
Pada tahun 1993, presiden Francois Mitterrand sepakat untuk mengembalikan sejumlah buku di tengah upaya Prancis untuk menggolkan kontrak kereta api berkecepatan cepat dengan Korea Selatan.
Tahun lalu dalam pertemuan puncak G20 di Seoul, Presiden Nicolas Sarkozy sepakat untuk mengembalikan semua buku.
Pemerintah Korea Selatan menggambarkan buku-buku itu sebagai bagian membanggakan dari peninggalan budaya Korea.
Buku-buku itu akan dipamerkan di museum nasional Korea Selatan dari bulan Juli sampai September.

Sabtu, 07 Juni 2014

10 Perpustakaan Tertua di Dunia

Masih berbicara seputar perpustakaan,nih teman teman berikut ada fakta seputar 10 Perpustakaan Tertua di Dunia.

1. The Royal Perpustakaan Ashurbanipal (sbelum abad ke 7)

Raja terakhir yang memimpin Neo-Asyur Kekaisaran adalah Ashurbanipal yang dikenal dengan kekuatan yang tak tertandingi dan untuk memiliki koleksi dokumen runcing di istananya di Niniveh. Hal ini populer disebut sebagai Perpustakaan Ashurbanipal, dan Anda bisa menemukan sekarang di British Museum. Semua koleksi nya tablet dan teks yang benar dijaga dari perpustakaan, yang ditemukan oleh Austen Henry Layard dan arkeolog lainnya dari British Museum yang berisi 30.000 runcing tablet bersama dengan fragmen lainnya. Melalui upaya kolektif, pada tahun 2002 Proyek Perpustakaan Ashurbanipal dilakukan melalui bantuan dari University of Mosul di Irak.

2. Perpustakaan di Biara St Catherine, Gunung Sinai Mesir (Antara 548-565)

Anda akan dapat mencapai Biara Catherine di perjalanan 6 jam jika Anda datang dari Kairo dan akan melakukan perjalanan melalui jalan darat. Itu terletak di lereng yang lebih rendah dari Gunung Sinai, yang benar-benar jauh dari deskripsi beradab kota dibandingkan dengan lokasi lain perpustakaan ditemukan pada daftar ini. Selain dari fakta bahwa perpustakaan ini ditemukan di Biara St Catherine, menjadi perpustakaan tertua kedua di dunia, biara itu sendiri sudah peninggalan, dan Anda tidak bisa menemukan biara serupa yang masih ada hingga sekarang. Anda bisa menemukan di perpustakaan ini beberapa naskah Bizantium, yang merupakan salah satu koleksi yang paling diawetkan dan unik di Athenaeum ini. Ini juga termasuk naskah kuno awal, dan naskah kuno lainnya itu sebabnya itu juga dikenal sebagai Sinaiticus Siria.

3.Perpustakaan Nasional Republik Czek, Praha (1.366)




Perpustakaan Nasional Republik Czek Ini bukan hanya salah satu perpustakaan tertua di bumi, tetapi juga salah satu perpustakaan terbesar yang melayani lebih dari 1 juta pembaca setiap tahun. Bahkan, melayani setiap orang yang lebih dari 18 tahun, apakah Anda seorang mahasiswa, sarjana, guru, dan bahkan seorang ilmuwan. Anda bebas untuk mengunjungi tempat ini dan meminjam buku karena ada sekitar 1 juta buku yang sedang dipinjamkan dari Bibliotheca ini. Berdirinya terjadi dalam hubungan dengan kaitannya dengan pembentukan Universitas Praha pada 1348. Hal ini telah menerima dukungan besar internasional dan bahkan dari UNESCO karena menjunjung tinggi misi asli dari perpustakaan nasional untuk melayani masyarakat dan sebagai arsip dokumen, yang juga termasuk file digital.

4. Perpustakaan Nasional Austria, Wina ( 1.368 )

Juga dikenal sebagai Hof-Bibliothek untuk dibentuk oleh Habsburg, itu adalah perpustakaan utama di Austria sejak 1368, terletak di Hofburg Palace di Wina. Hal ini juga menjadi perpustakaan kekaiLokasisaran pertama dalam sejarah negara menjadi yang terbesar, karena itu membuat sekitar 7,4 juta item dari berbagai koleksi. Nama itu diganti dengan Perpustakaan Nasional Austria pada tahun 1920 di mana itu terdiri dari empat museum, arsip, dan koleksi khusus.

5. Bibliotheque Nationale de France di Paris, Prancis (1.461)

Bibliotheque Nationale de France adalah Perpustakaan Nasional Perancis, yang terletak di Paris. Menurut catatan, pendiri sebenarnya dari perpustakaan ini adalah Louis XI yang benar-benar memerintah antara 1.461 sampai 1483. Alasan utama untuk awal adalah kelangsungan koleksi kerajaan.perpustakaan Ini tidak hanya melayani orang-orang di Paris, tapi bahkan komunitas ilmiah global. Ini memiliki 30 juta item, yang mencakup 14 juta buku, publikasi, 5.000 manuskrip Yunani, dan dokumen digital lainnya.

6. Perpustakaan Vatikan di Roma Italia ( 1.475)

Perpustakaan Vatikan juga dikenal sebagai Perpustakaan Takhta Suci, karena itu secara fisik dan tepat terletak di kota Vatikan. Ini membuat teks sejarah yang penting meskipun menurut timeline nya, pendiriannya dibuat bahkan sebelum 1475. Pada tahun 2007 itu ditutup untuk renovasi. Setelah itu dibangun kembali, itu dibuka kembali untuk umum pada tahun 2010. Pada saat ini, memegang lebih dari 1,1 juta buku cetak, 75.000 manuskrip dan barang-barang lainnya.

7. Perpustakaan Nasional Malta, Valetta ( 1.555 ) 

Perpustakaan Nasional Malta jauh lebih dikenal sebagai Publica Bibliotheca dan pendiriannya menjadi mungkin karena keputusan yang dikeluarkan oleh Claude de Fra 'la Sengle, Grand Master Ordo St John. Pada 1796, setelah setup sukses dari Perpustakaan Umum New di Floriana, Perpustakaan ini menjadi dikenal sebagai Perpustakaan Nasional Malta karena berfungsi sebagai referensi dan perpustakaan penelitian dari waktu ke depan. Simpanan hukum telah diberlakukan Undang-undang Nomor II tahun 1925.

8. Bayericsche Staatsbibliothek, Munich ( 1.558 )

Bayericsche Staatsbibliothek adalah perpustakaan terbesar kedua di Jerman perpustakaan ini juga berfungsi sebagai perpustakaan nasional yang melayani digitalisasi semua bahan sebelum tahun 1700-an. Beberapa koleksi yang mengesankan adalah buku-buku langka dan naskah. Ini memiliki sekitar 650 pustakawan melayani orang karena dari 8,3 juta buku, bersama dengan akuisisi lain yang itu sebelumnya seperti 88.600 naskah, 38.000 eksemplar non-buku materi, 40.000 judul serial, 20.000 incunabula, dan bahan cetakan lainnya. Pemerintah bahkan menginvestasikan € 20 juta untuk proses digitalisasi bahan tua dan naskah.

9. Perpustakaan Nasional Belgia, Brussels (1.559)

Perpustakaan Nasional Belgia adalah titik penelitian di Belgia, dimana melayani dua fungsi sebagai pusat penelitian dan perpustakaan nasional untuk warga negara, khususnya kepada siswa. Ini adalah perpustakaan nasional karena Undang-undang Parlemen yang melembagakan Deposit Hak Cipta yang secara otomatis memberikan mandat kepada seluruh penerbit untuk menyimpan salinan dari karya-karya mereka,dalam hal ini mengatakan fasilitas penelitian dan informasi. Ini memiliki enam departemen yang meliputi Dokumentasi Nasional, Deposit Hukum, dan Daftar Pustaka Belgia.

10. Bodleian Library di Oxford, Inggris (1.602)

Bodleian Library di Oxford adalah Perpustakaan Akademik dibangun dan didirikan pada tahun 1602, yang terletak di University of Oxford di Inggris. Ini adalah perpustakaan terbesar kedua di Inggris, di samping British Library, tapi itu salah satu perpustakaan tertua yang dapat Anda lihat di Eropa.Ketika pembukaan perpustakaan ini  pada tahun 1602, perpustakaan ini memiliki koleksi total 2.000 buku.

13 Perpustakaan Terbaik di Dunia

Berikut 13 perpustakaan terbesar menurut jurnalis James W. P. Campbell dan fotografer Will Pryce.Diambil dari buku The Library: A World History (Chicago University Press):
1. Biblioteca Marciana di Venezia, Italia. 
Sejak 1596, perpustakaan ini telah menampung koleksi patung Grimani. Kemudian di dalamnya terdapat ruang baca, salah satu yang terbaik di Venezia. Plafon bundar dilukis oleh para seniman terkemuka. Pada awalnya dibuat dengan 38 podium kayu panjang, 16 di setiap sisi ruangan, diatur seperti meja di ruang kelas sekolah. Perpustakaan ini menyimpan buku-buku tak ternilai dari Kardinal Bessarion pada 1472, masing-masing buku diamankan pada meja oleh rantai besi panjang.
o-3-900
2. Biblioteca Malatestiana di Cesena, Italia
Perpustakaan ini tanpa diragukan lagi contoh perpustakaan terbaik yang terpelihara, masih tampak sisa dari abad pertengahan. Dibangun pada tahun 1452 untuk Malatesta Novello, dan dirancang oleh arsitek Matteo Nutti. Kubah batu bata, ditutupi plester dicat hijau, dirancang untuk tahan api.
o-4-900
3. Perpustakaan Nasional Slovenia
Setelah naik, tidak pernah lupa. Tangga gelap dari serambi pintu masuk menghantarkan pengunjung ke perpustakaan. Dirancang oleh .Joze Plecnik dan selesai pada 1941. Plecnik adalah seorang desainer eksentrik dan perpustakaan ini merupakan salah satu kreasi terbaiknya.
o-5-900
4. Tripitaka Koreana, Kuil Haeinsa, Korea Selatan
Perpustakaan yang dibuat pada tahun 1231 ini adalah salah satu yang tertua dan memiliki koleksi paling luar biasa. Barang yang tersimpan pada rak bukanlah buku, melainkan cetakan dari balok kayu! Ada lebih dari 80 000 balok. Bangunan ini tidak terbuka untuk umum, meskipun Anda dapat mengunjungi kuil dan mengintip melalui jendela. Balok kayu telah diawetkan dengan desain yang cerdas. Ditambah tata letak bangunan yang menjamin tempat penyimpanan dan ventilasi yang memadai. Berlokasi di pegunungan, angin dingin telah membantu untuk memelihara balok dalam kondisi sempurna selama lebih dari 800 tahun.
o-6-900
5. Altenburg Abbey di Austria
Altenburg Abbey di Austria dibangun pada tahun 1742. Aula besarnya dirancang khusus untuk membesar-besarkan ukuran koleksi buku biara miliki saat itu yang relatif sederhana. Jelas dirancang untuk menghibur mata dan mengangkat hati.
o-7-900
6. Mafra, Portugal
Mafra merupakan bangunan sepanjang 88m, menjadikannya perpustakaan monastik terpanjang di dunia. Bertempat di sebuah biara di dalam sebuah istana, Mafra salah satu dari dua perpustakaan di Portugal yang menjadi rumah koloni kelelawar hidup di balik rak buku.
o-LIBRARY-900
7. Perpustakaan Wiblingen Abbey, Jerman
Rococo menghasilkan beberapa karya interior perpustakaan paling mewah dalam sejarah. Perpustakaan Wiblingen Abbey (1744) di Jerman Selatan adalah salah satu yang kaya akan warna, emas, merah muda dan biru yang ringan, menetes positif pada setiap permukaan dalam dekorasi. Perpustakaan ini berisi pintu rahasia: setiap cerukan yang terdapat patung, bukan tidak mungkin itu merupkan akses pada sebuah tangga.
o-9-900
8. Perpustakaan  Admont, Austria
Dari semua perpustakaan biara di abad ke-18, Admont, di kaki Pegunungan Alpen, mungkin yang paling menakjubkan. Koridor dan tangga yang mengarah ke ruangan ini relatif polos. Dengan panjang 236 kaki dan lebar 43 kaki, merupakan salah satu perpustakaan monastik terpanjang yang pernah dibangun. Tidak memiliki meja karena perpustakaan ini tidak pernah dimaksudkan untuk belajar atau membaca di tempat. Buku-buku dibawa ke kamar para biarawan untuk dibaca. Ruangan ini hanya untuk tempat menyimpan dan memamerkan koleksi.
o-PEABODY-LIBRARY-900
9. Perpustakaan Peabody, Baltimore (AS)
Paduan pembakaran dan besi menciptakan bentuk baru perpustakaan pada abad ke-19: aula tumpukan besi. Perpustakaan Peabody (1878) di Baltimore adalah bukti hidup yang terbaik. Hampir segala sesuatu di foto ini -kolom, pilar, balkon, pagar dan langit-langit- terbuat dari besi.
o-11-900
10. Bibliothèque Sainte-Geneviève, Paris
Perpustakaan Paris digambarkan di sini terdiri dari satu ruang baca yang besar, dibangun di atas tumpukan buku. Fitur yang mendominasi adalah atap besi halus rinci, mengingatkan interior stasiun kereta api yang sedang dibangun di seluruh Eropa. Karya arsitek Henri Labrouste ini merupakan perpaduan menarik dari teknologi modern dengan desain klasik.
o-12-900
11. Perpustakaan Philips Exeter Academy di Exeter, New Hampshire (AS)
Ini adalah langit-langit aula tengah perpustakaan karya arsitek Louis Kahn. Salah satu gedung perpustakaan sekolah menengah atas terbesar yang pernah dibangun. Perpustakaan ini layak dikunjungi, carrel (meja belajar) dari kayu tersedia untuk setiap siswa ditempatkan di samping jendela sangat indah.
o-13-900
12. Bibliothèque Nationale, Paris
Dari semua ruang baca modern, di Bibliotheque Nationale mungkin yang paling mengejutkan. Perpustakaan ini 'tenggelam' dalam podium dan pembaca harus turun melalui ruang besar untuk mencapai ruang baca di bawah ini. Disusun di sekitar taman sentral yang berisi pohon-pohon pinus yang tinggi.
o-14-900
13. Perpustakaan Universitas Utrecht, Belanda
Perpustakaan ini benar-benar berwarna hitam, kecuali untuk furnitur (merah), warna buku-buku, dan tentu pembacanya (pakaian). Cahaya memasuki ruang melalui jendela terukir dengan gambar rerumputan tinggi, pengingat tidak hanya dari pedesaan, tetapi bahan yang digunakan untuk membuat kertas. Perpustakaan ini menghantui dengan interior yang tenang, menawarkan pembaca berbagai macam ruang yang berbeda. Anda dapat duduk di daerah terbuka yang luas, menikmati cahaya yang masuk melalui jendela dan melihat puluhan pembaca lainnya jauh di sekitar Anda. Atau Anda dapat menemukan meja tersembunyi di tumpukan buku, sebuah tempat yang sempurna untuk melarikan diri dari dunia luar dan membenamkan diri dalam buku-buku.
Foto: Will Pryce
Sumber: Huffington Post
direktori terkait

Analisis Kedudukan KUH Perdata setealah adanya UU No. 5 tahun 1960 tentang Agraria

Kedudukan BW ( burgelijke wetboek ) atau KUH Perdata terutama bagian buku II sekarang (setelah keluarnya Undang-Undang Pokok agrarian No. 5 tahun 1960) sudah tidak berlaku sempurna lagi

Dengan berlakunya/diundangkannya Undang-undang Pokok Agraria No. 5 tahun 1960 (UUPA) yang mulai berlaku pada tanggal 24 September 1960, buku II tentang benda mengalami perubahan besar.
Perubahan tersebut dapat kita lihat dalam dictum Undang-Undang Pokok agraria , yang menyatakan sebagai berikut:
“Buku II Kitab Undang-Undang Hukum Perdata Indonesia sepanjang yang mengenai bumi, air, serta kekayaan alam yang terkandung didalamnya, kecuali ketentuan-ketentuan mengenai hipotek yang sekarang masih berlaku pada mulai berlakunya undang-undang ini “. Sekarang hipotik untuk tanah sudah diganti dengan hak tanggungan berdasarkan UU no 4/1996 tentang hak tanggungan. 

Apabila kita telaah isi dictum tersebut maka dapat dikatakan bahwa Buku II sepanjang mengenai bumi, air, serta kekayaan alam yang terkandung di dalam nya dicabut degan berlakunya UUPA no. 5 tahun 1960, kecuali mengenai ketentuan-ketentuan hipotik.

Jadi ketentuan-ketentuan mengenai hipotik masih berlaku ketentuan-ketentuan yang terdapat dalam buku II B.W karena UUPA belum mengaturnya. Perubahan ini disebabkan karena dulu di Negara Indonesia berlaku dualisme hukum dalam tanah, yaitu Hukum Barat dan Hukum adat. Sekarang diganti dengan Undang-undang Pokok Agraria. Dengan demikian UUPA tersebut menciptakan unifikasi Hukum Tanah Indonesia.

Selanjutnya dengan adanya UUPA tersebut maka ketentuan-ketentuan/Pasal-pasal dalam Buku II KUHPerdata dapat diperinci sebagai berikut:
  1. Ada pasal-pasal yang masih berlaku penuh, karena tidak mengenai bumi, air, serta kekayaan alam yang terkandung di dalamnya.
Pasal-pasal yang masih berlaku penuh adalah:


    1. Tentang benda bergerak Pasal 505, 509 -518 KUHPerdata
    2. Tentang penyerahan benda bergerak Pasal 612, 613 KUHPerdata
    3. Tentang bewoning khusus mengenai rumah Pasal 826, 827 KUHPerdata
    4. Tentang Hukum Waris Pasal 830-1130 KUHPerdata, walaupun ada beberapa Pasal mengenai tanah diwarisi menurut hukum yang berlaku bagi si pewaris
    5. Tentang piutang yang diistimewakan (Prenilegie) Pasal 1131-1149 KUHPerdata
    6. Tentang gadai, karena merupakan jaminan terhadap benda bergerak saja, Pasal 1150-1160 KUHPerdata
    7. Tentang hipotik karena hipotik belum diatur dalam UUPA. Walaupun begitu ketentuan-ketentuan mengenai segi formil/acara yaitu mengenai pembebanan/pemberian hipotik dan pendaftaran hipotik harus tunduk pada ketentuan-ketentuan yang ada dalam UUPA, PP 10 tahun 1961, PMA 15 tahun 1961, serta peraturan-peraturan pelaksana lainnya.

  1. Ada pasal-pasal yang tal berlaku lagi, sepanjang mengenai bumi, air, serta kekayaan alam yang terkandung di dalamnya. Pasal-pasal yang tidak berlaku lagi adalah:
    1. Tentang benda tak bergerak yang melulu berhubungan dengan hak-hak mengenai tanah
    2. Tentang cara memperoleh hal milik mengenai tanah
    3. Tentang penyerahan benda-benda tak bergerak
    4. Tentang kerja rodi pasal 673 KUHPerdata
    5. Tentang hak dan kewajiban pemilik pekarangan bertetangga pasal 625-672 KUHPerdata
    6. Tentang pengabdian pekarangan (erfdienstbaarheid) pasal 674-710 KUHPerdata
    7. Tentang hak postal Pasal 711-719 KUHPerdata
    8. Tentang hak erfpacht Pasal 720-736 KUHPerdata
    9. Tentang bunga tanah danhasil persepuluh pasal 737-755
Hal ini diatur dalam Undang-undang Pokok agraria
  1. Ada pasal-pasal yang masih berlaku tapi tidak secara penuh yang berarti untuk bumi, air serta kekayaan alam yang terkandung di dalamnya tidak berlaku lagi, tapi untuk benda-benda yang lainnya masih tetap berlaku. Pasal-pasal yang masih berlaku tapi tidak sepenuhnya, adalah:
    1. Tentang benda pada umumnya
    2. Tentang cara membedakan benda pasal 503-505 KUHPerdata
    3. Tentang benda sepanjang mengenai tanah
    4. Tentang hak milik sepanjang tidak mengenai tanah
    5. Tentang hak memungut hasil sepanjang tidak mengenai tanah, Pasal 756 KUHPerdata
    6. Tentang hak pakai sepanjang tidak mengenai tanah Pasal 818 KUHPerdata
Selain itu ada beberapa pasal yang walaupun tidak secara tegas dinyatakan dicabut yang terdapat di luar Buku II, dianggap tidak berlaku lagi. Pasal-pasal tersebut misalnya Pasal 1955. Pasal 1963 yaitu yang mengatur tentang syarat-syarat untuk dapat memperoleh hak eigendom melalui lembaga Verjaring.